JURNAL KESEHATAN JURNAL ILMU KESEHATAN STIKES DUTA GAMA KLATEN FORMULASI SABUN PADAT HERBAL EKSTRAK KUNYIT (Curcuma domestica)

Main Article Content

Hanung Sumbogo Jati M, Sc
Anita Devi Ariesnawati M, Sc

Abstract

Saat ini semakin marak trend back to nature dengan memanfaatkan bahan bahan alami


menjadi suatu produk yang ramah lingkungan, salah satunya produk sabun, banyak orang


tertarik menggunakan sabun herbal karena sifat bioaktif senyawa yang terkandung di


dalamnya, ditambah dengan pengggunaan tanaman yang juga mengandung senyawa


antiseptik seperti kunyit. Kunyit merupakan salah satu tanaman rempah-rempah yang


berfungsi sebagai antibakteri. Kunyit mengandung berbagai senyawa antara lain kurkumin


dan minyak atsiri. Minyak atsiri ini dapat digunakan sebagai antibakteri karena mengandung


gugus fungsi hidroksil dan karbonil yang merupakan turunan fenol. Sabun herbal sebagai


sabun alami dibuat dengan menggunakan bahan dasar minyak zaitun, NaOH dan ekstrak


kunyit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui formulasi dan uji fisik sabun ekstrak


kunyit. Penelitian inimerupakan penelitian eksperimental. Kunyit diekstraksi dengan metode


maserasi. Ekstrak yang didapat dilakukan uji skrinning fitokimia. Selanjutnya ekstrak kunyit


diformulasi berdasarkan formula baku yang didapatkan dari aplikasi lye calculator dengan


konsentrasi 10% dan 20%. Selanjutnyasediaan yang telah dibuat dilakukan uji evaluasi mutu


fisik yang meliputi uji organoleptis, uji pH, dan uji tinggi busa. Data dianalisa dengan


uji T tidak berpasangan. Uji fitokimia didapatkan ekstrak etanol kunyit positif mengandung


senyawa flavonoid, saponin, tanin dan tidak mengandung senyawa alkaloid. Berdasarkan


hasil uji T didapatkan data nilai p>0,05 sehingga kedua hasil menunjukan tidak terdapat


perbedaan yang signifikan. Dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan antara formula sabun


dengan konsentrasi ekstrak 10% dan 20%.

Article Details

Section
Articles